in Article

Belajar Menjadi Programmer Android

IMG_1368

 
Persiapan untuk menjadi programmer Android ada beberapa hal yang harus dipelajari dan dipersiapkan. Berikut ini adalah beberapa bahasa pemrograman yang harus dipelajari dan IDE untuk membuat atau mengembangkan aplikasi Android sebagai berikut :

XML
XML digunakan sebagai membuat user interface aplikasi Android yang akan dikembangkan.

Java
Bahasa perogramman utama yang digunakan untuk pemrograman Andorid. Java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek.

PHP
PHP adalah bahasa pemrograman yang digunakan secara luas untuk penanganan pembuatan dan pengembangan sebuah web dan bisa digunakan pada HTML. PHP merupakan singkatan dari “PHP : Hypertext Preprocessor“, dan merupakan bahasa yang disertakan dalam dokumen HTML, sekaligus bekerja di sisi server (server-side HTML embledded scripting). Artinya sintaks dan perintah yang diberikan akan sepenuhnya dijalankan di server tetapi disertakan pada halaman HTML biasa, sehingga script-nya tak tampak di sisi client. Di Android PHP digunakan sebagai web service.

JSON
JSON (JavaScript Object Notation) adalah format pertukaran data yang ringan, mudah dibaca dan ditulis oleh manusia, serta mudah diterjemahkan dan dibuat (generate) oleh komputer. Jadi JSON ideal sebagai bahasa pertukaran data.

MySQL
MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL, atau DBMS yang multithread dan multi-user. MySQL adalah Relational Database Management System (RDBMS) yang berada dibawah lisensi GPL (General Public License). MySQL dalam Android sebagai database penyimpanan data.

Android Studio
Android Studio adalah IDE official yang direkomendasikan oleh google untuk mengembangkan aplikasi android untuk para developer. Untuk instalasinya memerlukan spesifikasi sebagai berikut :
Windows

  • Microsoft® Windows® 8/7/Vista (32- or 64-bit)
  • 2 GB RAM minimal, 4 GB RAM direkomendasikan
  • 400 MB ruang hard disk
  • Minimal 1 GB untuk Android SDK, emulator sistem images, dan caches
  • 1280 x 800 minimal resolusi layar
  • Java Development Kit (JDK) 7
  • Opsional untuk emulator dipercepat : prosesor Intel® dengan dukungan Intel® VT – x , Intel® EM64T ( Intel® 64 ) , dan Execute Disable ( XD ) fungsi Bit

Mac OS X

  • Mac® OS X® 10.8.5 atau lebih tinggi, hingga 10.9 (Mavericks)
  • 2 GB RAM minimal, 4 GB RAM direkomendasikan
  • 400 MB ruang hard disk
  • Minimal 1 GB untuk Android SDK, emulator sistem images, dan caches
  • 1280 x 800 minimal resolusi layar
  • Java Runtime Environment (JRE) 6
  • Java Development Kit (JDK) 7

Pada Mac OS , menjalankan Android Studio dengan Java Runtime Environment (JRE) 6 untuk dioptimalkan font rendering. Anda kemudian dapat mengkonfigurasi proyek Anda menggunakan Java Development Kit (JDK) 6 atau JDK 7.

Linux

  • GNOME atau KDE desktop
  • GNU C Library (glibc) 2.15 atau lebih tinggi
  • 2 GB RAM minimal, 4 GB RAM direkomendasikan
  • 400 MB ruang hard disk
  • Minimal 1 GB untuk Android SDK, emulator sistem images, dan caches
  • 1280 x 800 minimal resolusi layar
  • Oracle® Java Development Kit (JDK) 7
  • Distribusi 64 – bit mampu menjalankan aplikasi 32 – bit

Diuji pada Ubuntu® 14.04 , Trusty Tahr (Distribusi 64 – bit mampu menjalankan aplikasi 32 – bit).

Download Android Studio.
 

Android SDK
Android SDK (Software Development Kit) merupakan alat atau tool yang digunakan untuk membuat aplikasi platform Android menggunakan bahasa pemrograman Java.
 

Emulator
Emulator digunakan untuk mencoba aplikasi yang dikembangkam ke dalam perangkant Android berjalan atau untuk mengetahui adanya bugs atau tidak. Emulator bisa menggunakan bawaan dari Android Studio, genymotion atau emulator sejeninsnya, ataupun juga menggunkan perangkat Android yang telah di setting USB Debugging pada Developer Options.

Semoga artikel yang penulis buat ini dapat bermanfaat bagi pembaca.

Please share 🙂


Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

Related Posts